
Tips Emas
Empat kalimat adalah segalanya.
Ke agen: “Buat tes Hurl” — kontrak yang memverifikasi fitur berfungsi.
Ke agen: “Tambahkan fitur ini. Tapi tes Hurl yang ada harus lolos” — mencegah drift.
Ke agen: “Lakukan commit” — simpan status saat ini.
Ke agen: “Kembalikan” — kembali ke save point terakhir.
Pola: Fitur selesai -> tes Hurl -> lolos -> commit -> fitur berikutnya -> “Hurl yang ada harus lolos” -> masalah? “Kembalikan”
Ini ratchet. Roda gigi yang hanya maju. 5 atau 50 fitur, yang ada tidak rusak.
Hurl — Kontrak API dalam teks biasa
POST http://localhost:8080/api/todos
{ "title": "Beli susu", "priority": "high" }
HTTP 201
[Asserts]
jsonpath "$.title" == "Beli susu"
jsonpath "$.priority" == "high"
Hurl memverifikasi perilaku, bukan kode. Kode boleh berubah bebas. Perilaku tidak boleh berubah.
Riset TDAD (2026): “Lakukan TDD” memperburuk regresi. “Tes ini harus lolos” mengurangi 70%.
Git — Save Point yang Bisa Dikembalikan
Dua kata cukup: “Lakukan commit” dan “Kembalikan”.
CI/CD — Mesin berjaga otomatis
CI = tes otomatis setiap push. Alarm kebakaran untuk kode.
Tiga alat bersatu: Kunci Ratchet
Hurl + Git + CI = ratchet. Roda gigi satu arah.
Jangan ajari AI metodenya. Beri kontrak apa yang harus lolos.
Seri Kuliah Reins Engineering Lengkap
| Kelas | Judul |
|---|---|
| Kelas 1 | Cara Memerintah AI |
| Kelas 2 | Cara Tidak Percaya AI |
| Kelas 3 | Aplikasi yang Tidak Rusak |
| Kelas 4 | Keputusan di Luar Kode |
| Kelas 5 | AI dengan Kendali |
| Kelas 6 | Lolos Maka Kunci |
| Kelas 7 | Cara Membalik Sanjungan |
| Kelas 8 | Pabrik Agen |
| Kelas 9 | Otomasi Melampaui Kode |
| Kelas 10 | Hukum Data |